3 JAM 15
JUTA!
ALLAH (Ar-Razzaq) MAHA
PEMBERI RIZKI, JANGAN PERNAH KHAWATIR BESOK AKAN MAKAN APA!
Banyak diantara kita, yang sangat khawatir jika uang di dompetnya
menipis, yang begitu galau jika persediaan makan dan minum di kulkas mulai
menipis, dan mulai stres jika datang tanggal tua atau akhir bulan, karena
kebutuhan harus terus dicukupi sedangkan persediaan uang di kantong makin tak
menentu.
Kita sangat khawatir besok akan makan apa. Kita juga sangat takut
nanti kedepannya akan memberi makanan apa untuk keluarga, tapi kita lupa...lupa
bahwa ada yang sudah menanggung semua rejeki kita. Lupa bahwa ada yang punya
segalanya untuk kita, lupa bahwa bahkan sebelum lahir ke dunia inipun rezeki
kita sudah ditentukan dan tak ada satupun yang lahir ke dunia ini kecuali
bersamanya juga rizkinya mengikutinya.
Nabi shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
كَتَبَ اللَّهُ مَقَادِيرَ الْخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِينَ أَلْفَ سَنَةٍ
“Allah telah
mencatat takdir setiap makhluk sebelum 50.000 tahun sebelum penciptaan langit
dan bumi.” (HR. Muslim no. 2653, dari ‘Abdullah bin ‘Amr bin Al ‘Ash)
Jadi, mengkhawatirkan rizki
besok hari berarti telah meragukan keMaha Kayaan Allah Ta’ala. Maka jangan
sampai kita termasuk dalam golongan orang-orang tersebut.
Ibnul Qayyim berkata,
“Fokuskanlah pikiranmu
untuk memikirkan apapun yang diperintahkan Allah kepadamu. Jangan
menyibukkannya dengan rezeki yang sudah dijamin untukmu. Karena rezeki dan ajal
adalah dua hal yang sudah dijamin, selama masih ada sisa ajal, rezeki pasti
datang. Jika Allah -dengan hikmahNya- berkehendak menutup salah satu jalan
rezekimu, Dia pasti –dengan rahmatNya- membukan jalan lain yang lebih
bermanfaat bagimu.
Kerja di sebuah lembaga
dakwah banyak sekali pelajaran penting yang saya dapatkan. Terutama soal
bagaimana seharusnya kita yakin bahwa rezeki benar-benar sudah Allah atur
dengan rapi.
Lembaga kami setiap
hari membuka berbagai macam donasi kebaikan, mulai dari wakaf pembebasan tanah,
pencetakan al-quran, pembelian air bersih untuk masjid, donasi untuk janda dan
fakir miskin, serta donasi-donasi lain yang hampir setiap hari tidak selesai
bahkan makin bertambah.
Dan sudah pasti,
adakalanya donasi yang kita buka sampai datang hari akhir pengumpulannya hanya
mendapatkan sedikit dari target yang kita inginkan, dan ada juga yang sampai
target tapi harus dengan waktu yang cukup lama, bahkan hampir setahun lebih.
Awalnya kita yang
belum terbiasa membuka program donasi sempat ragu, apa mungkin program ini
bakalan sukses sedangkan dana yang kita butuhkan begitu besar?
Apa mungkin, dengan
kondisi kita yang serba terbatas sarana dan pengalaman ini bisa mendapatkan donasi sesuai target?
Akhirnya, kita
disadarkan dengan kalam seorang guru kita, seorang mentor kita, seorang syaikh
kita dengan bermacam-macam dalil baik dari quran maupun sunnah maupun kalam
ulama yang seakan akan kita tak pernah membacanya padahal kita sebenarnya
menghafalnya dengan baik.
Bagaimana mungkin
antum ragu untuk memulai kebaikan sedangkan Allah Maha Kaya?
“Jangan pernah takut
akan kurangnya dana, jangan pernah takut akan tidak ada yang menyumbang, jangan
pernah takut kalau sedikit yang mau donasi, karena antum masih punya Allah, Dia
yang akan memberikan dari jalan manapun yang antum tak kira-kira.”
Benar, yang beliau
katakan sampai sekarang masih terngiang-ngiang di kepala saya. Setiap hendak membuka
program donasi baru, perkataan beliau yang selalu saya ingat. Seakan jadi
pengingat yang meruntuhkan semua kekhawatiran saya, sebab jiwa manusia itu
begitu lemah, jika tidak diingatkan akan Kehebatan dan Keagungan Rabbnya, maka
was-was syaitan akan mengalahkan dan mematahkan semua optimismenya.
Akhirnya, setiap
program donasi baru dibuka, kita selalu optimis, khusnudzon, berbaik sangka dan
menjernihkan hati serta fikiran, bahwa niat yang kita realisasikan ini adalah
hal kebaikan dan amal shaleh, dan tidak mungkin Rabb Yang Maha kaya akan
meninggalkan hamba-hambaNya yang sibuk dengan mencari keredaanNya itu berjalan
sendiri dan terlunta.
Hari ini, jam tujuh
pagi kita buka donasi untuk pembuatan sumur masjid, atau pendalaman sumur
masjid kami, tepat pukul tujuh kami share broadcast soal donasi tersebut, dan
pada pukul 10 pagi, ada telepon masuk ke nomer kantor kami, bahwa dia siap
menanggung semua biaya pembuatan sumur masjid. Allahu Akbar.
| Tepat jam 07.00 kami share info donasi di semua grup WA |
| Dan pukul 10.05 hari ini juga kami tutup donasi sumur. hanya dalam 3 jam donasi terpenuhi. |
| Donasi sumur kita tutup. |
| Sumur yang akan kita gali/perdalam, dibawah sana ada tukang batu yang sedang mecahin batu besar. |
Alhamdulilah, Allahu Akbar.
| Lokasi sumur persis di belakang kantor yayasan. para pekerja sudah mulai memperdalam sumur. |
Betapa keraguan yang
selalu membayangi kita terjawab langsung oleh keajaiban yang turun dari-Nya
melalui tangan-tangan hamba-Nya yang ringan dalam berbuat kebaikan.
Hanya dalam tempo 3
jam, kami langsung menutup donasi pembuatan sumur masjid. Bifadlillahi Ta’ala, Nasykuruhu 'ala Kulli Ni’mah. Walhamdulillah.
| Tempat penampungan air yayasan. terlihat juga pipa-pipa yang kosong dari air karena musim panas |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar